6 Penyebab Tangan Sering Kebas dan Cara Mudah Mengatasinya

6 Penyebab Tangan Sering Kebas dan Cara Mudah Mengatasinya

6 Penyebab Tangan Sering Kebas dan Cara Mudah Mengatasinya – Kebas atau mati rasa pada tangan adalah situasi umum yang sering dialami banyak orang. Biasanya, sensasi ini muncul waktu kita amat lama menghimpit saraf, layaknya waktu tidur dengan posisi yang tidak cukup baik atau kala duduk amat lama dengan tangan terlipat. Namun, jika kebas pada tangan sering berlangsung dan tidak kunjung hilang, dapat menjadi tersedia persoalan kebugaran tertentu yang kudu diwaspadai. Berikut adalah enam penyebab umum berasal dari tangan sering kebas, serta cara mengatasinya.

1. Sindrom Terowongan Karpal

Sindrom Terowongan Karpal (Carpal Tunnel Syndrome) adalah situasi yang sering membuat kebas pada tangan. Hal ini disebabkan oleh tekanan pada saraf median yang mengalir di sepanjang pergelangan tangan. Gejalanya meliputi kebas pada ibu jari, telunjuk, dan jari tengah, serta rasa kesemutan atau nyeri.

Cara Mengatasinya: Jika Anda mengalami gejala sindrom terowongan karpal, cobalah istirahatkan tangan, menjauhkan aktivitas repetitif yang memperberat pergelangan, dan menggunakan penyangga pergelangan waktu tidur. Jika gejala jadi parah, konsultasikan ke dokter untuk mungkin terapi atau lebih-lebih tindakan medis lainnya.

2. Kekurangan Vitamin B12

Vitamin B12 berperan penting didalam kebugaran saraf. Kekurangan vitamin ini dapat membuat kebas pada tangan dan kaki, serta menimbulkan kelelahan dan kelemahan otot. Vitamin B12 banyak ditemukan didalam makanan hewani, layaknya daging, ikan, telur, dan product susu.

Cara Mengatasinya: Pastikan asupan vitamin B12 tercukupi lewat pola makan sehat atau dengan suplemen jika diperlukan. Konsultasikan ke dokter sebelum akan mengkonsumsi suplemen, terutama jika Anda vegetarian atau vegan.

Baca Juga : 10 Gejala Gula Darah Tinggi Ciri-Ciri yang Harus Anda Perhatikan

3. Neuropati Perifer

Neuropati perifer adalah kerusakan pada saraf perifer, yang sering disebabkan oleh penyakit layaknya diabetes, infeksi, atau paparan racun tertentu. Kebas pada tangan adalah salah satu gejalanya, dan sering disertai rasa terbakar atau sakit.

Cara Mengatasinya: Mengontrol penyebab utama layaknya diabetes amat penting untuk mencegah neuropati jadi parah. Terapi fisik dan sebagian obat dapat menunjang menangani gejala ini, tetapi cara paling penting adalah berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.

4. Sindrom Thoracic Outlet

Sindrom Thoracic Outlet berlangsung kala pembuluh darah atau saraf di anggota atas dada terkompresi. Kondisi ini dapat membuat kebas, rasa sakit, dan kelemahan di lengan dan tangan. Penyebabnya dapat beragam, layaknya trauma, tradisi duduk yang buruk, atau aktivitas yang melibatkan gerakan angkat tangan berulang.

Cara Mengatasinya: Perbaiki postur tubuh, terutama waktu duduk atau bekerja, dan menjauhkan aktivitas yang memperberat gejala. Latihan fisik dengan dukungan fisioterapis termasuk dapat menunjang melakukan perbaikan situasi ini.

5. Tekanan Darah Rendah

Tekanan darah rendah dapat mengurangi suplai darah ke beragam anggota tubuh, termasuk tangan. Saat aliran darah berkurang, dapat timbul rasa kebas atau kesemutan pada tangan.

Cara Mengatasinya: Cobalah untuk minum memadai air, menjauhkan berdiri amat lama, dan jaga pola makan sesuai untuk menjauhkan tekanan darah turun drastis. Jika situasi ini sering terjadi, konsultasikan ke dokter untuk meyakinkan tidak tersedia situasi medis yang mendasari.

6. Kompresi Saraf Ulnaris

Kompresi saraf ulnaris adalah situasi yang membuat kebas pada jari kelingking dan sebagian jari manis. Saraf ini tertekan di anggota siku atau pergelangan tangan, dan sering berlangsung dikarenakan posisi tubuh yang salah atau amat lama bersandar di siku.

Cara Mengatasinya: Hindari menekuk siku amat lama atau menunjang tubuh pada siku. Jika sering terjadi, periksakan ke dokter untuk sadar apakah diperlukan tindakan medis.

Tips untuk Mencegah Kebas pada Tangan

Selain sadar penyebab dan cara mengatasinya, tersedia sebagian cara pencegahan sederhana untuk menjaga kebugaran tangan Anda:

Lakukan peregangan secara rutin terutama jika Anda melakukan pekerjaan yang melibatkan aktivitas tangan berulang.

Perhatikan postur tubuh sehingga tidak menghimpit saraf secara berlebihan.
Penuhi asupan nutrisi, terutama vitamin B12 dan nutrisi penting lain untuk kebugaran saraf.
Istirahat memadai untuk menjauhkan kelelahan yang dapat memperburuk situasi saraf.
Jika tangan kebas terus berlanjut atau gejalanya jadi parah, langsung konsultasikan ke tenaga medis profesional. Kondisi ini dapat menjadi tanda ada persoalan kebugaran yang butuh penanganan lebih lanjut.